5 Keseruan Workshop “Blogger Anti Mager”. Wow, Nomor Lima Bisa Bikin Baper!

Blogging ? Hal yang sangat digemari belakangan ini. Tak hanya menjadi wadah ekspresi literasi, tapi lebih wow lagi, bisa menambah isi pundi-pundi. Keren kan?! Eitttsss, tapi jangan buru-buru, kita harus berilmu dulu. Seperti halnya istilah, tak kenal maka ta’aruf (red: dunia blogging loh).

Nah, Forum Lingkar Pena Jakarta juga gak mau ketinggalan nih. Hari Ahad lalu,  tepatnya 28 Januari 2018, FLP Jakarta sukses mengadakan workshop blogger. Dengan mengusung tema “Blogger Anti Mager,” kelas perdana blogger pun resmi dibuka oleh sdr. Afilin selaku ketua FLP Jakarta. Semua peserta sangat antusias menyambutnya.

Ada goodie bag + isinya. Semua peserta workshop dapat! Yeaaayyy…

Mengapa harus ‘anti mager’ sih? Menulis memang bukan hal mudah kan, tapi tak perlu juga galau berkepanjangan. Apalagi saat ini eranya informasi, digitalisasi! (*terjemahkan sendiri). Jadi, sangat mungkin untuk menyebarkan tulisan kita lebih luas lagi. Kita jadi bisa memaksimalkan potensi pembaca selain: up-date status yang kadang galau, upload photo di medsos, kepo berbagai info. Kalau hal tadi bisa kita lakukan tanpa ‘malas gerak,’ maka nulis blog harusnya sama ya, anti mager juga.

Intinya, workshop blogger ini memang pas benget buat up-grade skill, pengetahuan, juga ajang keakraban, dan tentu saja nambah jaringan pertemanan. Harapan utama tentu saja, supaya para anggotanya bisa makin produktif dan eksis nulis, terutama di situs/jejaring online.

Baiklah, tanpa berpanjang lebar, langsung aja yuk simak 5 Keseruan acara ‘Bloger Anti Mager’ FLP Jakarta. Penasaran? Here we go:

Bersama orang-orang hebat dan menghebatkan

Jika ditanya, ada alasan buat absen acara? Selain kesibukan kerja bagi sebagian kita, mungkin jawabannya akan sama, hampir gak ada! Momen kelas perdana selalu istimewa, apalagi pesertanya, penuh antusias sampai akhir acara. Kegiatan ini juga jadi ajang kopi darat FLP Jakarta dengan cara beda: antimainstream, anti mager###, anti pecah ehhhhhh.

Suasana saat sesi materi sedang berlangsung. Kelihatan serius banget ya.

Mereka adalah guru-guru saya. Ada banyak penulis yang telah sukses menelurkan buku hingga puluhan jumlahnya. Dan kala itu berkumpul  jadi satu. Happy banget? Pasti! Jadilah suasana saat itu layaknya lautan ilmu dari berbagai penjuru (red: latarbelakang), Masya Allah. Dan saya baru tahu, mereka juga bisa heboh dan all out pemirsah. ^^

Lalu, sebagai punggawa materi acara workshop alias narasumber, menghadirkan Jun Joe Winanto, yang dikenal Bang Jun. Beliau adalah salah satu blogger professional yang juga tak kalah heboh hebatnya dengan jajaran blogger dan penulis eksis Indonesia lainnya. Pembawaan yang kocak dan santai, membuat peserta semakin nyaman dan enjoy menyimak materi, juga berdiskusi.

Materi asyik dan oke punya!

Gelaran acara seperti workshop atau seminar cenderung  serius, kadang membosankan, juga terlalu ceremonial. Eittsss, tapi yang ini beda, beda rasa, juga antusiasme pesertanya. Hampir sepanjang sesi materi, tak lepas dari gelak tawa, juga keaktifan bertanya dari peserta.

Kira-kira apa saja materinya? Ada empat hal penting nih yang saya tangkap dari sesi materi dan diskusi. Hanya empat?! Iya empat (apalah daya karena soksibuk jadi tukang sapa, tapi so far asyik juga). Anyway, keempatnya itu perihal:

  1. What? Apa itu Blogger, blogging, sekelumit sejarah, juga seluruh elemennya.
  2. Why? Alasan menceburkan diri sebagai blogger. Ini adalah pondasi! Menurut pembicara yang memiliki motto, “ngeblog adalah bekerja untuk keabadian,” karakter tulisan masing-masing blogger dan keseriusan menulis berkaitan dengan poin ini. Dan bravo, motto itu berhasil menyentak semangat para peserta.                                                                                       Intinya gak melulu tentang trend, tapi juga passion kuat dalam diri blogger. Agar ke depannya anti mager, juga baper yang negatif. Jadi, bisa menjaga produktivitas menulis blog dan menebar manfaat. Rewardnya: kepuasan pembaca, juga menebalkan pundi-pundi penulisnya! Aamiin
  3. How? Persiapan menejemen diri dan ilmu. Berdisiplin untuk practice dengan melakukan up date tulisan dan berguru pada sang expert. Poin ini juga berkait hal teknis: serba-serbi memilih platform blog, struktur blog, konten, dsb. Juga tentang sistem perencanaan, include menyusun kalender editorial, manajemen waktu, hingga otomatisasi sosmed. Selanjutnya, menjaga komunikasi, antar blogger serta pembaca. Pembaca? Iya pembaca! karena kita makhluk sosial yang selalu terkait rasa, karsa.(uhuuukk)
  4. Who? The last but not least, seberapa besar manfaat tulisan pada pembaca dan cara mengenalkan branding alias promosi diri. Maka jadilah diri sendiri, menulis sesuai cara pandang pribadi, bukan mencuri apalagi plagiarisasi.

Tempat nyaman dan kekinian

Tempat yang nyaman juga turut mendukung suksesnya acara lho. Apalagi kalau didukung looks kekinian: simple but elegant yang terlihat di beberapa sisi ruang. Contohnya ruang acara yang nyaman, dan olalala, tambahan aksen sofa cussion yang senada dengan nuansa netral ruangannya= pas untuk tapping dengan pembicara.

Meskipun gak terlalu luas, tapi full perangkat elektrik, akses internet, bangku nyaman. Kalau tempatnya udah nyaman, acara pasti makin lancar. Ide menulis pun bisa mengalir lebih kencang. Alhamdulillah FLP Jakarta bisa berpartner dengan salah satu perusahaan jasa IT dan konsultasi ternama di Jakarta, Proxsis Consulting.

Info baiknya, selain dapat fasilitas tempat, kita juga dapat member card lho. Benefitnya: gratis acara komunitas selama satu tahun, plus snack dan kopi yang rasanya enak tenan. Gimana, seru kan? Lokasinya ada di Gedung Permata Kuningan, Lantai 17, Jakarta Selatan. Bisa cari tahu info lengkapnya di @proxsisconsulting atau www.proxsisgroup.co

Makanan Nikmat dan Hadiah Berlimpah

Biasanya kalau lagi serius ikut acara, khususnya panitia, sampai lupa makan. Tapi ternyata kali ini beda. Apalagi kalau bukan godaan sajian kulinernya. Pagi hari disambut kopi latte hangat dan jajanan manis, cukup banget buat ganjal perut sebelum cuap-cuap dan eksis!

Sibuk masing-masing, gaya anti mainstream#sokcuek…snack ini bukan mainan, boleh dimakan kok Ai 🙂

Sebelum makan siang, ada snack favorit saya, kebab. Tampilannya memang gak jauh beda dari kebab pada umumnya, tapi rasanya? Alhamdulillah jadi pengin nambah. Gak bisa berhenti nguyah, sampai habis 2! Maafkan J.  Porsinya juga pas buat brunch saat coffe break acara. Gurih di dalam, lembut di luar. Makasih banyak @zadafood_official.

Lanjut makan siang, ada nasi ayam super crunchy, tapi tetep lembut di dalam. Porsi perut Indonesia punya pokoknya. Bisa cek aja di IG: @letsgo.chicken kalau kamu mau coba juga rasanya.

Selain makanan, ada hadiah melimpah untuk para peserta lho! Mulai dari @forbento yang kasih doorprize cetakan bento unyu-unyu, @sheba_id, dan tentu saja @suppertwinshop kesukaan saya yang bikin happy peserta karena hadiah baju yang oke punya. Semua hadiah super kece! Alhamdulillah ternyata gak hanya peserta yang dapet doorprize, saya juga kebagian lho, dompet cantik dari sheba. Yeayyyy!

Meriah dan Pecah

Meriah dan pecah itu kalau semua pihak, include peserta, panitia, juga rekan yang bekerja sama itu happy, puas dengan gelaran acara. Hasilnya adalah kebermanfaatan bersama. Alhamdulillah. Acara ditutup dengan doa, lalu meneriakkan tag line acara: “Halo Blogger?! Anti Mager” ### disusul sekilas info penting dari Aisya Avicenna, sang koordinator div. Pengkaderan FLP Jakarta. Tak lupa juga, mengabadikan gambar-gambar narsis ala generasi zaman now.

Girls Squad FLP Jakarta

Kelas blogger perdana ini bukan acara main-main atau sekedar ajang happy-happy, tapi jauh ke depan. Passion tetap menjadi pondasi, lalu berikutnya action. Menjadikan tulisan dan pemikiran kita bermanfaat bagi semua pihak, tentu dengan bahasa masing-masing dari kita.

Meminjam istilah Ayu Utami, setiap bahasa memiliki rupa dan rasa dari tiap penulisnya. Tapi lebih penting lagi adalah tulisan yang mampu menggerakkan batin, dan ‘berbuat’ bagi masyarakat. Tentu saja termasuk konten dalam blog kita. Sesuai pesan dan semangat yang selalu ditularkan Bunda Helvy Tiana Rosa pada kawan-kawan FLP, juga FLP Jakarta.

Jadi, puaskah menulis hari ini? Sudah menebar manfaat apa hari ini? Maka ingatlah tujuan utama: berbakti, berkarya, berarti. Jadi baper ya?! Baper positif tentu saja. Anyway, yuuuk jadi blogger produktif mulai saat ini. Harus anti mager dan segera take action!

Tunggu keseruan berikutnya ya dan selalu semangat berkarya, Blogger FLP Jakarta!!

 

 

 

 

 

 

4 thoughts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *